Splitter Video Wall: Fungsi dan Cara Memilihnya untuk Anda

Photo by Max Vakhtbovych / Pexels

Splitter video wall adalah perangkat yang membagi satu sumber video menjadi potongan atau salinan bagi beberapa layar. Banyak pembeli mencarinya ketika ingin menyusun dinding layar dengan biaya hemat. Artikel ini menjelaskan fungsi, cara kerja, jenis, perbandingan, dan langkah memilih perangkat yang tepat.

Selain itu, kami meluruskan perbedaan antara pembagi sinyal biasa dan pengolah dinding layar. Dengan pemahaman itu, Anda tidak salah membeli alat yang tampak mirip. Tim UNO juga siap membantu menghitung kebutuhan dinding layar Anda secara langsung di lokasi.

Apa Itu Splitter Video Wall?

Selain itu, splitter video wall adalah alat pembagi sinyal gambar yang bekerja bersama layar-layar berjajar untuk membentuk satu tampilan besar. Pertama, alat ini menerima satu masukan, lalu mengirimkannya ke beberapa keluaran. Pada versi sederhana, setiap keluaran menampilkan gambar yang sama. Di sisi lain, pada versi canggih, setiap keluaran menampilkan potongan gambar yang berbeda.

Oleh karena itu, istilah ini sering membingungkan karena dua perangkat berbeda memakai nama serupa. Pertama, pembagi biasa hanya menggandakan sinyal. Sebaliknya, pembagi khusus dinding layar memotong gambar menjadi bagian yang pas untuk tiap layar. Oleh karena itu, periksa fungsi perangkat, bukan hanya namanya.

Di samping itu, contoh paling mudah tampak pada susunan 2×2. Selain itu, satu video Full HD masuk ke perangkat, lalu perangkat memecahnya menjadi empat potongan. Kemudian, setiap potongan membesar mengikuti ukuran satu layar. Selanjutnya, hasilnya, empat TV menampilkan satu gambar raksasa tanpa komputer tambahan.

Banyak toko memakai cara ini untuk iklan sederhana. Faktanya, solusi seperti ini jauh lebih murah daripada sistem penuh untuk puluhan layar. Meski begitu, kemampuannya hanya sebatas jumlah keluaran dan resolusi tertentu. Oleh karena itu, pahami batas perangkat sebelum Anda merencanakan dinding yang lebih besar.

Dengan demikian, penggunaan umum pembagi dinding layar meluas ke banyak tempat. Restoran memakainya untuk menu digital, sedangkan bank memakainya untuk papan informasi layanan. Selain itu, ruang pameran memutar video merek pada tiga layar berjajar. Setiap tempat memiliki sumber video sendiri, sehingga kebutuhan awal harus jelas. Sementara itu, bandara kecil dan klinik juga mulai memakai cara serupa untuk papan informasi. Dengan demikian, pasar perangkat ini terus tumbuh.

Bagaimana Cara Kerja Pembagi Sinyal untuk Dinding Layar?

Cara kerja perangkat ini berawal dari penerimaan sinyal masukan lewat port HDMI atau DisplayPort. Pertama, prosesor di dalamnya membaca resolusi sumber dan menentukan berapa potongan yang harus muncul. Selanjutnya, perangkat menskalakan setiap potongan agar sesuai resolusi layar. Setelah itu, keluaran mengirim potongan ke tiap layar lewat kabel.

Pada mode salinan, perangkat tidak memotong gambar. Ia hanya menggandakan sinyal ke banyak keluaran. Selain itu, mode ini cocok untuk menampilkan materi sama pada beberapa ruang atau meja. Sementara itu, mode dinding layar memotong gambar sesuai susunan, misalnya 2×2 atau 3×1.

Fitur kompensasi bezel sering menyertai mode dinding layar. Sebagai contoh, perangkat membuang sebagian gambar sebesar lebar bingkai agar garis tetap lurus. Kemudian, pengguna dapat memilih rotasi, misalnya layar berdiri untuk menu vertikal. Anda dapat membaca penyetelan lebih lengkap di artikel cara setting video wall.

Pembagian gambar mengikuti rasio layar. Bila sumber dengan rasio 16:9 dan layar sama, hasil tampak proporsional. Sebaliknya, rasio berbeda menyebabkan gambar melebar atau menyisakan pita hitam. Oleh karena itu, perangkat yang baik menyediakan pilihan mode penskalaan.

Komunikasi antara layar dan perangkat memengaruhi hasil akhir. Sebagai gambaran, layar mengirim data EDID yang menyebutkan resolusi yang ia dukung. Dengan demikian, perangkat dapat memilih keluaran yang pas. Bila data itu bermasalah, sebagian gambar bisa hilang atau tidak muncul sama sekali.

Jenis dan Varian Pembagi Video Wall

Pasar menyediakan beberapa tipe dengan kemampuan berbeda. Perbedaan utama ada pada cara mengolah gambar dan jumlah keluaran. Pilih tipe sesuai ukuran dinding dan kebutuhan fitur. Selain itu, bandingkan beberapa model sebelum membeli.

Pembagi HDMI Penggandaan Biasa

Tipe ini menggandakan satu masukan ke beberapa keluaran tanpa memotong gambar. Selain itu, harganya paling murah dan pemasangannya paling mudah. Cocok untuk menampilkan materi sama pada beberapa TV. Sayangnya, tipe ini tidak bisa membentangkan satu gambar ke banyak layar.

Pembagi Dinding Layar dengan Prosesor

Tipe ini memotong dan menskalakan gambar sesuai susunan layar. Sebagai contoh, banyak model menyediakan masukan tunggal dengan empat atau enam keluaran. Fitur kompensasi bezel dan rotasi layar sering ikut hadir. Oleh sebab itu, tipe ini populer untuk dinding 2×2 atau 3×2 berskala kecil.

Pembeli kerap mencarinya dengan sebutan pengendali HDMI untuk dinding layar. Fungsinya memang serupa, meski pilihan fiturnya bervariasi. Tinjau juga tabel spesifikasi di bagian akhir sebelum memilih. Pembahasan lebih luas ada di artikel pengolah video wall.

Pembeli juga perlu memperhatikan latensi. Pengolah dengan chip cepat menunda gambar hanya sepersekian detik. Untuk iklan, jeda sekecil itu nyaris tidak berpengaruh. Meski begitu, untuk siaran langsung atau permainan, jeda lebih panjang bisa mengganggu penonton.

Pengolah Multi-Masukan Kelas Profesional

Tipe ini menerima banyak sumber sekaligus dan menaruhnya pada jendela di dinding layar. Sebagai contoh, operator dapat menampilkan kamera, peta, dan presentasi secara bersamaan. Pengolah semacam ini lazim di ruang kontrol dan pusat komando. Di sisi lain, harganya lebih tinggi dan konfigurasinya lebih rumit.

Pembagi Berbasis Jaringan

Sebagian solusi mengirim video lewat jaringan, lalu dekoder di tiap layar memotong gambar. Pendekatan ini menghapus batas panjang kabel HDMI. Selain itu, jumlah layar dapat tumbuh lebih leluasa. Kualitas jaringan menjadi syarat utama agar tayangan tetap lancar.

Manfaat dan Keunggulan Splitter Video Wall

Manfaat pertama adalah penghematan biaya. Satu perangkat kecil menggantikan beberapa pemutar atau komputer sendiri-sendiri. Selain itu, pengguna juga hanya mengelola satu sumber video. Oleh karena itu, usaha kecil dapat membangun dinding layar tanpa anggaran besar.

Manfaat kedua adalah kemudahan pemasangan. Kabel masuk dan keluar jelas, sehingga teknisi bekerja lebih cepat. Selain itu, pengaturan susunan layar cukup lewat tombol atau menu sederhana. Sebagai contoh, pemilik kafe dapat menyiapkan dinding 2×2 dalam hitungan jam.

Manfaat ketiga adalah fleksibilitas tampilan. Satu perangkat mampu berpindah antara mode salinan dan mode dinding layar. Kemudian, pengguna dapat memutar layar menjadi vertikal untuk menu atau papan informasi. Pada akhirnya, investasi kecil ini melayani beberapa kebutuhan sekaligus.

Manfaat keempat berkaitan dengan keandalan perangkat khusus. Perangkat pembagi bekerja tanpa sistem operasi komputer, sehingga lebih jarang bermasalah akibat pembaruan perangkat lunak. Dengan demikian, tayangan bisa berjalan lama tanpa pengawasan. Hal ini sangat membantu toko dengan staf minim. Pemilik usaha pun tidak perlu memantau layar setiap jam. Selain itu, perangkat biasanya menyala otomatis ketika listrik kembali hidup.

Manfaat kelima berkaitan dengan ruang. Perangkat pembagi berukuran kecil dan mudah masuk ke rak atau di belakang layar. Teknisi pun tidak perlu menyediakan ruang server khusus. Dengan demikian, instalasi tetap rapi di lokasi yang sempit.

Kelebihan dan Kekurangan

Setiap perangkat punya sisi kuat dan sisi lemah. Daftar berikut merangkum keduanya secara ringkas. Baca keduanya sebelum Anda menentukan anggaran.

Kelebihan:

  • Harga murah untuk dinding berukuran kecil.
  • Pemasangan sederhana dengan kabel masuk dan keluar.
  • Tombol atau menu pengaturan mudah pemula pahami.
  • Mode salinan dan mode dinding layar ada dalam satu alat.
  • Perangkat bekerja stabil tanpa sistem operasi komputer.

Kekurangan:

  • Jumlah masukan dan keluaran punya batas pada model tertentu.
  • Susunan layar mengikuti pola bawaan perangkat.
  • Resolusi maksimum bergantung pada spesifikasi chip pengolah.
  • Fitur lanjutan seperti jendela bebas jarang ada di model murah.
  • Kabel HDMI panjang rentan melemahkan sinyal.

Perbandingan dengan Alternatif Lain

Pembagi sinyal bukan satu-satunya cara membangun dinding layar. Beberapa alternatif menawarkan kemampuan yang berbeda. Tiga perbandingan berikut menjelaskan kapan Anda perlu beralih.

Versus Pengendali Dinding Layar Penuh

Pengendali penuh menerima banyak sumber, menyusun jendela bebas, dan menyimpan banyak preset. Alat ini cocok untuk ruang kontrol dengan banyak kamera. Sebaliknya, pembagi sederhana hanya membagi satu sumber. Pelajari pilihan lanjutan di artikel controller video wall.

Versus Komputer dengan Kartu Grafis Multi-Keluaran

Komputer dengan kartu grafis banyak port dapat membagi tampilan lewat program. Selain itu, cara ini fleksibel dan murah bila Anda sudah punya komputer. Meski begitu, keandalannya bergantung pada sistem operasi dan pembaruan. Oleh sebab itu, perangkat khusus lebih aman untuk operasi nonstop.

Versus Layar Tunggal Berukuran Besar

Layar tunggal menghilangkan kebutuhan pembagi sama sekali. Meski begitu, ukuran maksimalnya minim dan harganya melonjak. Dinding layar gabungan menawarkan ukuran lebih leluasa dan perbaikan per layar. Faktanya, banyak lobi kantor lebih memilih empat layar yang satu pembagi kendalikan.

Poin pembanding utama mencakup jumlah sumber, kebutuhan jendela bebas, anggaran, dan keandalan. Terakhir, catat prioritas Anda dari keempat poin itu. Dengan begitu, Anda mudah menentukan perangkat yang pas.

Skenario sederhana membantu memperjelas pilihan. Sebuah kantor yang memasang empat TV di lobi cukup memakai pembagi dinding layar. Di sisi lain, pusat kendali dengan banyak kamera sebaiknya memakai pengendali penuh. Sementara itu, ruang rapat yang butuh layar fleksibel bisa memakai komputer dengan kartu grafis tambahan.

Panduan Memilih Splitter Video Wall yang Tepat

Memilih pembagi menuntut ketelitian pada beberapa spesifikasi. Mulailah dari susunan layar yang Anda inginkan. Setelah itu, cocokkan dengan resolusi sumber dan jenis kabel.

Sesuaikan Jumlah Keluaran dengan Susunan Layar

Hitung jumlah layar yang akan Anda pasang. Susunan 2×2 butuh empat keluaran, sedangkan 3×2 butuh enam. Selain itu, tanyakan apakah perangkat mendukung susunan tidak simetris. Dengan demikian, Anda tidak membeli alat yang kurang besar. Rincian biaya susunan empat layar ada di artikel biaya video wall 2×2.

Periksa Resolusi dan Kecepatan Penyegaran

Pastikan perangkat mampu menerima resolusi sumber dan mengirim resolusi layar. Misalnya, sumber 4K membutuhkan chip yang mendukung 4K. Terlebih lagi, cek laju penyegaran agar gerakan cepat tidak patah. Kemudian, uji perangkat dengan video bergerak sebelum pemasangan akhir.

Pastikan Kompatibilitas Kabel dan Perlindungan Konten

Panjang kabel HDMI memengaruhi kualitas sinyal. Selanjutnya, gunakan kabel berkualitas dan batasi panjangnya. Di samping itu, beberapa sumber memakai perlindungan konten HDCP yang dapat memengaruhi pembagian sinyal. Periksa dukungan perangkat terhadap hal ini sejak awal.

Uji coba menjadi langkah penting sebelum pemasangan permanen. Pasang semua layar sementara di meja, lalu putar video bergerak dengan garis lurus. Selanjutnya, periksa apakah garis tetap menyambung di sambungan layar. Dengan demikian, Anda menemukan masalah kabel atau pengaturan sebelum memasang rangka di dinding.

Pertimbangkan Layanan Purnajual

Tanyakan garansi, ketersediaan suku cadang, dan dukungan teknis. Pastikan pula penyedia melayani perbaikan di kota Anda. Perangkat kecil sering luput dari perhatian, padahal kegagalannya mematikan seluruh dinding. Selain itu, mintalah panduan pengaturan dalam dokumen dari penyedia.

Berikut kisaran spesifikasi umum pembagi untuk dinding layar. Angka ini hanya gambaran dan berubah sesuai model.

Spesifikasi Detail
Masukan Satu atau beberapa HDMI atau DisplayPort
Keluaran Empat, enam, atau sembilan, sesuai model
Resolusi Full HD atau 4K, sesuai chip pengolah
Susunan layar 2×2, 3×3, 1×4, atau pola lain
Fitur tambahan Kompensasi bezel, rotasi, dan preset
Daya Adaptor kecil dengan konsumsi rendah

Anda juga dapat meminta rekomendasi perangkat kepada UNO. Sementara itu, tim kami menyesuaikan pembagi dengan jumlah layar, jarak kabel, dan jenis konten. Selain itu, kami membantu uji tayang sebelum penyerahan proyek. Hasilnya, dinding layar siap beroperasi tanpa kejutan.

Terakhir, siapkan konten yang cocok dengan rasio dinding. Gambar horizontal lebar cocok untuk susunan 3×1, sedangkan gambar vertikal cocok untuk susunan 1×3. Sebagai contoh, toko mode sering memutar video model berpakaian pada layar berdiri. Kemudian, jaga teks tetap besar agar mudah Anda baca dari jarak jauh.

FAQ

1. Apa itu splitter video wall?

Splitter video wall adalah perangkat pembagi sinyal yang mengirim satu video ke beberapa layar, baik berupa salinan maupun potongan. Versi dinding layar memotong gambar agar membentuk satu tampilan besar. Hasilnya tampak seperti satu layar raksasa.

2. Berapa harga splitter video wall?

Harga bergantung pada jumlah keluaran, resolusi, dan fitur seperti kompensasi bezel. UNO dapat memberi penawaran sesuai susunan layar Anda. Sebutkan jumlah layar dan resolusi sumber agar hitungan lebih tepat.

3. Apa bedanya dengan pembagi HDMI biasa?

Pembagi HDMI biasa menggandakan gambar yang sama ke semua layar. Perangkat dinding layar memotong gambar sehingga setiap layar menampilkan bagian berbeda.

4. Apakah satu perangkat cukup untuk dinding 3×3?

Itu bergantung pada jumlah keluaran model yang Anda pilih. Sebagian model hanya mendukung empat atau enam keluaran, sehingga dinding 3×3 butuh model khusus.

5. Di mana saya bisa membeli perangkat ini?

Anda dapat menghubungi UNO untuk konsultasi, pemilihan perangkat, dan pemasangan. Tim kami membantu menyesuaikan perangkat dengan ruangan Anda. Anda juga bisa meminta simulasi susunan layar sebelum memesan.

Kesimpulan

Splitter video wall menawarkan cara ringkas dan hemat untuk membagi satu sumber video ke banyak layar. Bedakan pembagi penggandaan dari pembagi dinding layar, cocokkan jumlah keluaran dan resolusi, lalu uji sebelum pemasangan akhir. Dengan pilihan tepat, dinding layar Anda tampil rapi dan stabil.

UNO siap membantu Anda dari konsultasi hingga pemasangan. Hubungi tim UNO untuk menjadwalkan survei dan menerima penawaran sesuai kebutuhan ruangan Anda.

UNO Indonesia — Display Specialist

Spesialis Interactive Flat Panel & Videotron yang sudah bersertifikat dan berpengalaman. Melayani kebutuhan B2B skala besar di seluruh Indonesia — dari konsultasi, pengadaan, hingga instalasi.

Bersertifikat & BerpengalamanB2B Skala BesarJangkauan Seluruh IndonesiaPengadaan & Instalasi

WhatsApp
 
Website

more insights