Photo by Jakub Zerdzicki / Pexels

Bisa dikontrol dari HP adalah pertanyaan yang semakin banyak manajer properti, pemilik gedung. Tim keamanan ajukan seiring meningkatnya ekspektasi mereka terhadap kemudahan pengelolaan sistem keamanan yang tidak lagi terikat pada workstation di ruang kontrol keamanan yang tidak selalu berada dalam jangkauan saat penting. UNO Indonesia menyediakan sistem access control dengan dukungan pengelolaan melalui smartphone yang memungkinkan administrator mengontrol. Memantau, dan mengelola seluruh sistem akses pintu gedung dari mana saja selama mereka menyatu ke internet. Mengubah paradigma pengelolaan keamanan dari yang sebelumnya reaktif. Minim lokasi menjadi proaktif dan mobile yang sesuai dengan gaya kerja modern.

Selanjutnya, kemampuan mobile access control yang UNO Indonesia sediakan melampaui sekadar memantau status pintu dari jauh—administrator dapat membuka pintu untuk tamu. Menonaktifkan kartu yang hilang. Menambah pengguna baru, dan menerima notifikasi real-time kejadian keamanan. Semuanya dari layar smartphone tanpa perlu hadir secara fisik di lokasi atau mengakses komputer khusus.

Transformasi ke pengelolaan access control berbasis smartphone mencerminkan tren yang lebih luas dalam digitalisasi operasional gedung di Indonesia, di mana pengelola fasilitas semakin mengandalkan perangkat mobile untuk mengakses sistem. Data yang sebelumnya hanya ada dari terminal khusus di lokasi. Dengan demikian, tim UNO Indonesia merancang solusi mobile access control yang tidak hanya fungsional secara teknis tetapi juga intuitif. Praktis bagi administrator keamanan yang mungkin tidak memiliki latar belakang teknis yang mendalam. Perlu mengambil tindakan cepat dalam situasi keamanan yang memerlukan respons segera.

Bagaimana Sistem Access Control Menyatu ke Smartphone

Selain itu, konektivitas antara sistem access control. Selain itu, smartphone administrator berlangsung melalui beberapa lapisan teknologi yang UNO Indonesia rancang untuk menyeimbangkan kemudahan akses dengan keamanan yang ketat. Oleh karena itu, controller access control menyatu ke jaringan lokal gedung melalui port Ethernet. Selain itu, software server yang berjalan pada server lokal. Cloud menjadi jembatan yang menghubungkan controller dengan aplikasi mobile yang administrator gunakan di smartphone mereka. Di samping itu, UNO Indonesia menggunakan enkripsi TLS untuk semua komunikasi antara aplikasi mobile. Server, memastikan data yang mengalir antara smartphone administrator. Selanjutnya, sistem tidak dapat disadap oleh pihak yang tidak berwenang meskipun administrator mengakses sistem melalui jaringan publik yang tidak terenkripsi.

Selain itu, autentikasi dua faktor yang wajib untuk login ke aplikasi mobile menambahkan lapisan keamanan yang memastikan bahwa kendali atas sistem hanya dapat administrator pegang bahkan jika smartphone mereka hilang. Dengan demikian, password mereka bocor kepada pihak lain. Sementara itu, arsitektur dengan permission berbasis peran yang UNO Indonesia terapkan memastikan setiap pengguna aplikasi mobile hanya dapat mengakses fitur. Sementara itu, data yang sesuai dengan peran dan tanggung jawab mereka dalam organisasi.

Fitur Unggulan Kontrol Access dari HP

Sebagai tambahan, aplikasi mobile access control yang UNO Indonesia sediakan mengemas kemampuan pengelolaan yang komprehensif dalam antarmuka yang tim rancang untuk kegunaan yang optimal di layar smartphone yang lebih kecil dari komputer desktop. Pembukaan pintu jarak jauh dengan satu tap memungkinkan administrator mengizinkan tamu masuk tanpa harus ada petugas di depan pintu. Lebih lanjut, menelpon penghuni untuk membukakan pintu secara manual. Selain itu, monitoring status pintu real-time yang menampilkan apakah setiap pintu dalam kondisi terkunci. Di sisi lain, terbuka memberikan gambaran keamanan gedung yang administrator dapat periksa kapan saja meski sedang berada di luar gedung. Sementara itu, manajemen pengguna mobile yang memungkinkan administrator menambah pengguna baru, mengubah hak akses.

Sebagai contoh, menonaktifkan kartu yang hilang langsung dari smartphone menghilangkan ketergantungan pada akses ke komputer khusus yang sering kali tidak praktis dalam situasi yang memerlukan tindakan segera. Dengan demikian, seluruh kapabilitas pengelolaan sistem access control yang sebelumnya hanya ada dari software desktop kini hadir dalam satu aplikasi yang selalu administrator bawa di saku mereka.

Notifikasi dan Alert Real-Time

Sistem notifikasi push yang UNO Indonesia integrasikan dalam aplikasi mobile memastikan administrator mendapat informasi segera tentang kejadian yang memerlukan perhatian mereka, bahkan saat aplikasi tidak aktif di latar depan. Selain itu, notifikasi yang UNO Indonesia konfigurasikan mencakup alert penolakan akses berulang yang mungkin mengindikasikan upaya pembobolan. Pintu yang tetap terbuka melebihi durasi yang tim programkan. Oleh karena itu, akses di luar jam kerja normal, alarm door tamper yang mendeteksi upaya merusak perangkat secara fisik. Kegagalan sistem seperti koneksi controller terputus atau power supply bermasalah. Selain itu, administrator dapat mengkustomisasi jenis notifikasi mana yang ingin mereka terima dan pada jam berapa.

Di samping itu, menghindari kelelahan notifikasi dari alert yang tidak relevan sambil tetap memastikan kejadian kritis selalu segera mereka ketahui tanpa penundaan.

Mobile Credential: Smartphone sebagai Kartu Akses

Selanjutnya, UNO Indonesia juga menyediakan solusi mobile credential yang mengubah smartphone pengguna itu sendiri menjadi kartu akses menggunakan teknologi Bluetooth Low Energy (BLE) atau NFC. Dengan mobile credential, pengguna cukup mendekatkan smartphone ke reader yang kompatibel atau bahkan membuka pintu dari jarak beberapa meter tanpa perlu mengeluarkan kartu fisik apapun. Selain itu, penerbitan dan pencabutan mobile credential yang dapat administrator lakukan sepenuhnya dari software tanpa perlu mencetak. Dengan demikian, mendistribusikan kartu fisik secara manual menghasilkan penghematan biaya. Waktu yang signifikan untuk organisasi dengan tingkat perputaran karyawan yang tinggi. Sementara itu, karena smartphone umumnya memiliki fitur keamanan seperti PIN, sidik jari, atau pengenalan wajah.

Sementara itu, mobile credential yang bergantung pada akses ke smartphone memberikan lapisan keamanan tambahan yang kartu RFID konvensional tidak miliki. Kartu dapat digunakan oleh siapapun yang menemukannya tanpa verifikasi identitas lebih lanjut.

Kelebihan dan Kekurangan Kontrol Access dari HP

Adopsi kontrol access berbasis smartphone memberikan fleksibilitas yang signifikan namun juga menghadirkan pertimbangan baru yang perlu tim evaluasi secara komprehensif sebelum implementasi.

Di sisi lain, kelebihan:

  • Sebagai contoh, fleksibilitas pengelolaan yang memungkinkan administrator merespons situasi keamanan dari mana saja tanpa perlu hadir di lokasi. Sangat berharga untuk fasilitas yang manajer keamanannya tidak selalu berada di gedung sepanjang waktu operasional.
  • Selain itu, kecepatan respons terhadap situasi darurat yang jauh lebih tinggi karena administrator tidak perlu menuju ruang kontrol. Membuka laptop untuk mengambil tindakan seperti memblokir kartu yang hilang atau membuka pintu darurat secara remote.
  • Pengurangan ketergantungan pada kartu fisik melalui mobile credential yang menghilangkan biaya pengadaan, distribusi. Penggantian kartu yang hilang yang pada gedung dengan banyak pengguna bisa mencapai jumlah yang signifikan.
  • Notifikasi real-time yang administrator terima langsung di smartphone memastikan kejadian keamanan penting tidak terlewat meskipun administrator sedang berada di luar kantor dalam perjalanan atau rapat.
  • Kemudahan pemberian akses sementara kepada kontraktor. Tamu dengan batas waktu yang administrator atur dari HP tanpa perlu mencetak kartu tamu fisik yang sering hilang atau tidak dikembalikan.

Kekurangan:

  • Keamanan akses remote bergantung pada keamanan akun dan perangkat administrator; smartphone yang hilang. Akun yang dikompromikan dapat memberikan akses tidak sah ke seluruh sistem jika administrator tidak segera mengambil tindakan pemblokiran.
  • Ketergantungan pada koneksi internet yang stabil untuk akses remote berarti administrator tidak dapat mengelola sistem dari jauh saat koneksi internet gedung. Smartphone mereka mengalami gangguan yang signifikan.
  • Kurva belajar untuk administrator yang belum familiar dengan aplikasi mobile perlu tim perhatikan melalui pelatihan yang memadai agar mereka dapat menggunakan semua fitur dengan benar. Efisien dalam situasi yang memerlukan tindakan cepat.

FAQ Kontrol Access dari HP

1. Apakah sistem access control UNO Indonesia mendukung iOS dan Android?

Ya, aplikasi manajemen mobile UNO Indonesia ada untuk iOS (iPhone). Android, mendukung versi sistem operasi terkini dan beberapa versi sebelumnya. Tim UNO Indonesia memberikan informasi kompatibilitas versi yang spesifik saat konsultasi teknis untuk memastikan kompatibilitas dengan perangkat yang administrator gunakan.

2. Apakah administrator bisa membuka pintu dari HP tanpa koneksi internet?

Pembukaan pintu remote memerlukan koneksi internet untuk komunikasi antara aplikasi mobile dan server access control. Namun, jika administrator berada di jaringan lokal yang sama dengan controller melalui Wi-Fi gedung. Sistem dapat beroperasi tanpa internet melalui koneksi LAN langsung yang beberapa konfigurasi mendukungnya.

3. Berapa banyak administrator yang bisa mengakses sistem dari HP secara bersamaan?

Tidak ada batasan jumlah administrator yang dapat login ke aplikasi mobile secara bersamaan dalam sistem UNO Indonesia. Setiap administrator memiliki akun terpisah dengan log aktivitas yang muncul. Audit atas tindakan yang setiap administrator ambil melalui aplikasi mobile selalu ada untuk tinjauan manajemen.

4. Bagaimana keamanan sistem jika smartphone administrator hilang?

Administrator lain dapat segera menonaktifkan akun mobile administrator yang kehilangan smartphone melalui console web. Autentikasi dua faktor yang wajib untuk setiap login juga mencegah pihak yang menemukan smartphone untuk mengakses sistem tanpa mengetahui kode OTP yang terkirim ke nomor lain.

5. Apakah mobile credential UNO Indonesia kompatibel dengan semua jenis reader?

Mobile credential memerlukan reader yang mendukung BLE atau NFC. Jika gedung sudah memiliki reader lama yang tidak mendukung teknologi ini. UNO Indonesia menyediakan reader upgrade yang kompatibel dengan infrastruktur kabel. Controller yang sudah ada tanpa perlu penggantian sistem secara menyeluruh.

Kesimpulan

Kemampuan mengendalikan sistem access control dari smartphone mengubah cara organisasi mengelola keamanan pintu menjadi lebih fleksibel. Responsif, dan efisien tanpa mengorbankan tingkat keamanan yang sistem pertahankan dengan ketat melalui enkripsi dan autentikasi berlapis. Selain itu, UNO Indonesia siap membantu Anda mengimplementasikan solusi mobile access control yang tepat sesuai skala. Kebutuhan, dan infrastruktur yang sudah ada di fasilitas Anda. Oleh karena itu, hubungi tim UNO Indonesia sekarang untuk konsultasi gratis. Mulailah menikmati kebebasan mengelola keamanan gedung dari genggaman tangan Anda.

UNO Indonesia — Display Specialist

Spesialis Interactive Flat Panel & Videotron yang sudah bersertifikat dan berpengalaman. Melayani kebutuhan B2B skala besar di seluruh Indonesia — dari konsultasi, pengadaan, hingga instalasi.

Bersertifikat & BerpengalamanB2B Skala BesarJangkauan Seluruh IndonesiaPengadaan & Instalasi

WhatsApp
Website